Buang Waktu

0
Berdesakan di kereta, di suatu pagi.

Udah dua bulan kerja di tempat baru. Masih santai karna memang gue masuk di low season kalau kata orang-orang. Belum banyak yang gue kerjain dan pelajarin juga meski udah dua bulan. Sejauh ini masih menikmati apa yang gue jalani dan kerjain.

Hanya saja ada hal yang mengganggu pikiran gue. Gue ngerasa dua bulan ini terasa monoton tentang siklus hidup. Tentang akitivitas sehari-hari. Ibaratnya bikin gue jalan di tempat. Gak kemana-mana. Gak berkembang.

Bangun setengah lima, solat subuh, tidur lagi sampai jam setengah tujuh, setrika baju, mandi, desak-desakan naik kereta, panas-panasan  berdebu dan macet-macetan di ojek, sampai di kantor setengah sembilan kemudian memulai aktivitas sampai setengah enam sore. Pulang sampai di rumah setengah 8 paling cepet. Makan malam, mandi, solat dan langsung menghempaskan diri di kasur. Main handphone sampai jam sepuluh lewat lalu tidur dan kembali lagi ke bangun and repeat!

What a fucking life cicle! I wasted sooooooo many times just for lying on bed. I feel disgusted with my weak and spoiled self. Gue ngerasa kayak me-lemah-manja-kan diri sendiri.  I don’t read, i don’t write, i don’t watch, i don’t cook, i don’t sweep the house. I DID NOTHING :(((((

Gue membuang satu setengah jam di pagi hari untuk tidur lagi. Gue membuang waktu 2 jam lebih di kasur untuk scroll handphone gak penting banget di malam hari. Ditambah dengan waktu yang gue habiskan di jalan menuju dan pulang kantor sekitar dua setengah jam lebih. Banyak waktu yang gue buang percuma.

Harusnya setelah solat subuh itu gue bisa bantu nyokap di dapur, atau sekedar nyapu dan beresin kamar. Nyapu teras atau entah apalah. Atau sekedar olahraga dikit biar badan gak lemah-lemah banget. Atau baca novel atau apalah gitu. Gak cuma tidur lagi. Gue juga bisa berangkat kantor lebih cepat biar gak naik kereta di jam yang nauzubillah desak-desakannya. Tapi apa yang gue lakukan? TIdur!

Malamnya seenggaknya gue bisa leyeh-leyeh sambil baca buku atau nonton film biar imajinasi dan pengetahuan gue berkembang. Gak hanya kerja-pulang-tidur yang menjengkelkan aja. No, i don’t hate my job. Gue cuma jengkel sama diri gue yang menghabiskan waktu percuma di luar pekerjaan.

Seenggaknya, lakukan hal yang berguna. Jangan malas, jangan manja! Udah 24 tahun jangan mempecundangi diri sendiri terus, FIk! Lo gabisa memutar waktu, jadi jangan buang waktu!

You might also like
Comments
Memuat...