Ubah Wajah Blog (lagi)

0

Setelah menunggu-nunggu dan berharap supaya blokir Tumblr dibuka Kominfo, akhirnya gue memutuskan pindah juga ke Wordpress. Ini yang ke empat kali gue gonta-ganti alamat blog. Berawal dari blogger di pertengahan tahun 2013, lalu latah untuk bikin akun Tumblr, kemudian entah apa alasannya gue bisa punya akun di Kompasiana. Gue ingin mencoba semua tempat dimana gue bisa eksis dan curhat saat kuliah.

Hingga suatu waktu, gue ngerasa ga bisa gini terus. Gue harus punya sebuah alamat blog yang membuat gue gak akan ganti nama situsnya lagi, biar semua ke-alay-an gue tersusun dengan rapi. Akhirnya, seorang teman menganjurkan gue untuk membeli domain dan hosting tahun 2016. Setelah melihat daftar harga, gue cuma sanggup untuk membeli domain saja. Gue bahkan ga ngerti saat itu bedanya domain dan hosting itu apa. Gue cuma ingin alamat blog gue terkesan serius saat orang-orang membukanya. fikabono.com terlihat seperti sebuah blog yang serius kan? Dan kini, gue udah punya hosting sendiri dong hehehe.

Di antara empat engine yang pernah gue pakai, sejujurnya gue paling suka pake Tumblr. Karena templete yang gue gunakan sederhana dan gak bikin gue ribet. Di Tumblr juga bisa post Foto dan Quote tanpa harus pakai judul. Ini membuat gue bisa nge-post apapun yang sedang ada di pikiran gue tanpa harus memikirkan judul. Karena, beberapa postingan gue anggap sebagai pengingat tentang apa yang gue lalui di suatu waktu. Apa yang gue pikirkan dan apa yang sedang gue rasakan. Otak gue kadang bekerja sangat keras, yang membuat gue berpikir kemana-mana, lalu menyimpulkan dalam beberapa kalimat sebagai ‘jalan keluar’.

Di Tumblr juga gak bisa (atau gue gak tau) lihat berapa kali tulisan kita di klik sama orang. Dan gue suka itu. Jadi saat gue nulis, gue ga harus mikirin tulisan gue bakal dibaca orang atau enggak. Yang penting gue nulis. Karena gue ga mau pusing dengan statistik. Intinya, gue ga mau kecewa. Sebab, akan ada saat dimana kita ngerasa tulisan kita bagus, tapi yang baca dikit. Atau bahkan sebaliknya.

Ada kadang tulisan yang menurut kita biasa aja, tapi menurut orang bagus. Gue pernah nulis sebuah caption di Instagram. Tentang rindu seorang perempuan. Menurut gue caption itu biasa aja; rindu yang sedang gue rasakan. Lalu, hampir semua teman-teman kos memuji caption tersebut. Fotonya pun mendapat cukup banyak likes dan comments.

Intinya, gue ga mau kecewa saat melihat statistik pembaca. Karena gue yakin, gaada yang buka blog gue. Itulah mengapa gue ngerasa bisa bebas nulis apa aja.

Dengan berkali-kali ganti blog, bikin tulisan gue ada dimana-mana. Untunglah yang terakhir ini berhasil gue backup dari Tumblr. Sayangnya, karena format wordpress dan Tumblr itu beda, gue harus kasih judul satu-satu biar tetep keliatan cakep di wodpress.Dan sayangnya, Image harus gue pindahin satu-satu karena si Tumblr masih diblokir.

Semoga dengan hosting baru bikin gue lebih seneng nulis. Yihaaa

Sebelumnya, Gue nulis di:

https://www.kompasiana.com/rafikasuryabono

rs-bono.tumblr.com

rsbono.blogspot.com

You might also like
Comments
Memuat...