Merayakan Tiga Bulan

0

Gue inget, hari pertama pulang kerja di kantor baru, 1 Agustus 2018, saat makan malam di meja makan, kakak gue nanya,

“Gimana Ka, first day nya?”

“Hmm ya gitu ni,”

“Gitu gimana?”

“Paling lama Ka tiga bulan di kantor ini Ni,”

“Loh, kenapa?”

“Yaa gak kenapa-napa,”

“Yaudah jalanin dulu aja. Pasti Allah ngasih yang terbaik kok,”

Dua minggu pertama terasa berat banget. Padahal di kantor juga gak ngapa-ngapain. Apa yang bikin berat? Entahlah. Yang pasti hanya soal pribadi yang belum punya sikap.

Hari ini, sudah tiga bulan gue di sini. Apakah gue berhenti? Enggak. Belum. Dan belum akan.

Suatu hari gue berpikir, kalau gue bisa bertahan sebulan, harusnya gue bisa bertahan tiga bulan. Kalau tiga bulan gue bisa bertahan, harusnya gue bisa lanjut enam bulan. Kalo gue survive dalam enam bulan setelah melewati PE dll, harusnya gue bisa lanjut setahun. Kalau setahun aja gue bisa, kenapa gak untuk tahun-tahun berikutnya. Kira-kiira, itu yang gue pikirkan.

Anyway, let me tell you about my office environment.

First impression gue terjadi pas kita ngerayain HUT 17an di kantor. Sore itu, jam empat sore, kantor spontan heboh dengan segala dress code dan pernak-pernik perayaan. Kita sibuk ngurusin perlengkapan yang kita pake. Ketawa lepas liat  lucunya yang kita lakukan, saling ngetawain, and that was simlpy and lots of fun for me. Meski gak saling kenal.

Ceritanya, kita dibagi menjadi… gue lupa berapa kelompok. Gue kelompok blue navy. Konsepnya ada beberapa lomba yang diadain, lomba paduan suara, lomba wefie, lomba makan kerupuk, dan lomba mencari potongan kata.  Per kelompok itu, mulai dari Junior Auditor sampai ke Partner. Semua diperlakukan sama. Lari-lari bareng, ketawa bareng, foto bareng. Btw, kelompok gue menang tiga kategori wohoooo…

Anyway, di kantor ini (dan mungkin di semua KAP), kita ‘rebutan’ tempat duduk setiap pagi. Our working space is  not settle. You free to choose where you want. As an auditor, you only need laptop and plugs, then you  can sit wherever you want. And that’s funny for me. Selama masih bisa main laptop, bodo amat meja lo penuh dengan dokumen atau makanan. Yang penting lo bisa kerja hahaha. Dan di sini gue seolah belajar lagi tentang ‘berbagi’, ‘toleransi’, dan ‘merasa cukup’ eaaa.

Seriously, gue amat norak pas masuk kantor ini. Banyak hal-hal sederhana yang gue suka, yang bikin gue excited. Suasananya jauh berbeda dengan apa yang selama ini gue bayangin, pun dengan kantor lama. Gue berada di antara anak-anak muda yang masih excited dengan foto bareng, snapgram-an, dan alay-alay an, bahan obrolan yang masih nyambung.

Hey heii… Hei tayo hei tayooo..

Oh ya, geng satu batch sangat membantu gue. We lunch together, we learn, we laugh, we care together. But we are not ‘graduation’ together. Udah kayak kuliah aja, keluar satu-satu. And the first graduation was Mia. Tetiba H-1 dia bilang kalau besoknya last day dia. Kesel sih, but we wish her all the best.

Di kantor ini, resign udah kayak event mingguan. Hampir tiap minggu ada aja yang resign. And that’s our choices. You free to stay, and you can leave whenever you want. And i will stay. I wish i have a good luck here. So, stay strong, beautiful souls!

You might also like
Comments
Memuat...