Punya empat teman dan semuanya isi otaknya angin. Kalo ngomong asa kamalantuang se. Obrolan mulai dari yang penting sampai ke yang bener2 ga penting. Pembicaraan mulai dari yg sopan hingga ke omongan yang ga pake otak. Panggilan mulai dari makhluk halus, merambah ke binatang, hingga ke alien. Ributin hal-hal yang ga patut diributin. Rebut-rebutan hal-hal yg ga ada gunanya.
Di medsos sok-sok an kompak. Padahal semua settingan belaka. Aslinya mah pecah. Mana ada yang akur kalo ga sengaja ngumpul. Isi ragunan aja yg keluar.
Tapi se kampret-kampret nya kami, sesetan-setannya Ejak, sebinatang-binatangnya Ruli , segendut-gendutnya LE, sealien-aliannya Daper, kami jauh dari kata BAPER!
Oh ya. Kami bukan geng. Kami hanya rimah-rimah nasi yang berserakan di lantai lalu dibuang di sebuah tong sampah.
Dan yang terpenting, semua kalimat di atas adalah settingan. Kami aja ga kenal satu sama lain. Hahhaah (di Minangkabau International Airport)